The Croods

Grug: Wait, it looks dangerous.
Eep: Dad, you say that about everything!
Guy: Careful
Eep: Oh, really? Okay
Grug: Ugh!"


Synopsis:
Crood adalah sebuah keluarga manusia purba yang hidup di gua. Mereka terdiri dari Grug sang ayah yang overprotektif terhadap keluarganya, Ugga ibu yang bijaksana, Eep anak pertama yang berjiwa petualang dan keras kepala, Thunk anak kedua yang penakut, Sandy anak bungsu yang masih bayi namun paling ganas, serta Gran nenek yang menyebalkan.

Mereka menjadi satu- satunya keluarga manusia purba yang masih bertahan di wilayahnya karena memiliki beberapa prinsip: Takut terhadap segala hal dan semua hal baru membahayakan. Semua memegang erat prinsip tersebut kecuali Eep yang pemberontak dan berjiwa petualang.

Mereka kemudian bertemu dengan seorang manusia Homo Sapiens bernama Guy yang memiliki pola pikir maju dan membuat kehidupan Keluarga Crood berubah selamanya.


Review:
Selama beberapa dekade, Walt Disney sudah menjadi studio ternama dalam hal film animasi. Terlebih ketika mereka mengakuisisi Pixar Studios. Tercatat ada 2 studio yang menjadi pesaing kuat dari segi film animasi. Yang pertama Dreamworks Animation yang sukses dengan franchise semacam Shrek, Kung Fu Panda, serta Madagascar. Serta Fox yang dikenal lewat franchise sukses Ice Age. Dan kedua studio pada tahun lalu telah menandatangani kontrak perjanjian dalam 5 tahun ke depan, di mana Fox memegang hak distribusi semua film produksi Dreamworks Animation. Dan film pertamanya adalah The Croods.

Secara plot The Croods merupakan pengulangan dari kisah klise yang sudah berulang kali diangkat ke dalam film animasi. Seorang anak muda yang hidup di lingkungan yang memiliki adat kebiasaan mengekang yang kebetulan bertolak belakang dengan mimpinya, kemudian si tokoh utama mengalami petualangan untuk menggapai mimpi, mendobrak tradisi, serta mengalami petualangan. Sebut saja film- film semacam How To Train Your Dragon, Brave, Madagascar, Finding Nemo, serta A Bug's Life.

Lalu apa berarti yang bisa dijual dari The Croods? Well, selain memasuki unsur Pre-Historic Family macam The Gogs, sajian gambar yang penuh warna- warni menjadi nilai jual tersendiri bagi film ini. Memang secara grafis film ini sangatlah indah. Apalagi jika dilihat dari kacamata 3D. Bisa dikatakan dunia baru yang ditemui The Croods seperti versi animasi Planet Na'vi ataupun petualangan si bocah Piscine Pattel.


Disain The Croods juga terasa unik. Karakter- karakter dalam film The Croods digambarkan beringasan serta bertubuh kekar. Hal ini memang make sense mengingat tuntutan hidup yang dihadapi para karakter. Bahkan Eep, sebagai karakter wanita utama, tidak digambarkan cantik mempesona seperti karakter- karakter Disney Princess.

Selain itu keunikan dapat ditemui dari karakter- karakter hewan pra sejarah yang saya meragukan ini berdasarkan hewan yang benar- benar ada. Sanders sekali lagi menggunakan daya imajinasinya dalam mengarang disain hewan seperti yang pernah dia lakukan di How To Train Your Dragon. Tidak seperti film- film kartun pra sejarah lainnya semacam Ice Age maupun Dinosaur atau bahkan The Flintstones, Sanders tidak menggunakan hewan purba seperti yang direka oleh para ahli berdasarkan fosil- fosil yang ditemukan.

Nilai moralpun tidak dilupakan dari film ini. Namun ciri khas Dreamworks Animation dengan Disney memang berbeda. Jika Disney sangat memperdulikan nilai moral dalam setiap filmnya, Dreamworks lebih mengutamakan fun dan menjadikan nilai moral sebagai nilai tambah dari suatu film.


Tidak jauh berbeda dari film- film animasi masa kini. The Croods juga didukung oleh voice talent yang tekenal. Di sini ada Ghost Rider yang memiliki anak Gwen Stacy dan jatuh cinta terhadap Deadpool. Ya, 3 voice talent utamanya adalah Nicolas Cage, Emma Stone, serta Ryan Reynolds.

Dari semua pengisi suara tersebut, performa Nicolas Cage memang yang paling menonjol. Entah kenapa, saya sangat suka sekali bagaimana Cage menyuarakan karakter Grug. Karakter Grug dibuat lebih hidup. Ini menurut saya, adalah performa Cage yang lebih baik dibandingkan karakter- karakter yang dimainkannya di film beberapa tahun belakangan ini.

Sebagai penutup, The Croods merupakan suatu hiburan ringan yang menyenangkan. Terlebih bagi anda yang suka dengan tampilan- tampilan indah semacam Life of Pi ataupun Avatar. Dan jangan lupa. Tonton dalam format 3D. It's more fun!


Score:
8.5/10


Directed By:
Kirk De Micco, Chris Sanders

Cast: 
Nicolas Cage, Emma Stone, Ryan Reynolds, Catherine Keener, Cloris Leachman, Clark Duke, Randy Thom, Chris Sanders

Release Date:
22 Maret 2013

Genre:
Animation, Adventure, Comedy

Rating:
PG

Popularity:
MEDIUM

0 komentar: